Liputan6.com, Jayapura: Dua korban gempa yang tertimbun reruntuhan Hotel Mutiara, Manokwari, Papua, hingga Ahad (4/1) pagi, masih terus dicari. Menurut Komisaris Besar Agus Riyanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, aparat TNI dan Polri yang dibantu masyarakat masih mencari kedua korban yang diduga tertimbun di reruntuhan hotel.
Agus menambahkan, belum diketahui apakah yang tertimpa itu tamu hotel, karyawan. atau masyarakat. Menurut Agus, masyarakat sampai saat ini masih merasakan gempa susulan sehingga takut terjadi tsunami. "Warga yang bermukim di pesisir pantai sudah mengungsi ke lokasi yang dianggap aman dan memilih untuk sementara tinggal di luar rumah," kata Agus.
Hingga kini, dilaporkan belum ada korban jiwa. Namun, yang luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Manokwari tercatat empat orang. Selain Hotel Mutiara, sejumlah bangunan termasuk Hotel Swissbell dan kantor gubernur juga rusak berat.(UPI/ANTARA)
Agus menambahkan, belum diketahui apakah yang tertimpa itu tamu hotel, karyawan. atau masyarakat. Menurut Agus, masyarakat sampai saat ini masih merasakan gempa susulan sehingga takut terjadi tsunami. "Warga yang bermukim di pesisir pantai sudah mengungsi ke lokasi yang dianggap aman dan memilih untuk sementara tinggal di luar rumah," kata Agus.
Hingga kini, dilaporkan belum ada korban jiwa. Namun, yang luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Manokwari tercatat empat orang. Selain Hotel Mutiara, sejumlah bangunan termasuk Hotel Swissbell dan kantor gubernur juga rusak berat.(UPI/ANTARA)