Akibat Banjir, Padi Mengalami Puso

Ratusan hektar tanaman padi di Kabupaten Pulau Buru, Maluku, rusak parah terendam banjir. Kondisi tersebut diperparah dengan serangan hama ulat dan wereng hingga menyebabkan tanaman padi mengering dan bulir padi menjadi puso.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 September 2008, 15:18 WIB
Liputan6.com, Buru: Ratusan  hektar tanaman padi di Kabupaten Pulau Buru, Maluku, rusak parah terendam banjir. Kondisi tersebut diperparah dengan serangan hama ulat dan wereng hingga menyebabkan tanaman padi mengering dan bulir padi menjadi puso. Akibatnya petani mengalami kerugian ratusan juta rupiah, dan terpaksa melakukan panen dini. 

Padi yang mengalami kerusakan ini tersebar di wilayah Safana Jaya dan dataran Kecamatan Waeapo. Sebagian besar padi yang rusak terendam air sejak berusia dua bulan. Selain merobohkan padi, banjir juga merusak buah padi, sehingga tidak dapat dipanen.

Hasil panen pun merosot hingga 70 persen. Satu hektare sawah yang biasanya menghasilkan lima ton gabah,  kini hanya dua ton. Bahkan sebagian besar sawah tidak bisa dipanen karena rusak total. (NAM/Juhri Samaneri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya