Liputan6.com, Jakarta: Ekonom kondang Syahrir meninggal dunia, Senin (28/7) pagi, di Singapura akibat penyakit kanker. Menurut rencana, jenazah akan tiba di Indonesia, Senin pukul 19.00.
Ciil, nama panggilan akrab Sjahrir, dilahirkan di Kudus, Jawa Tengah, 24 Februari 1945. Ia pertama kali dikenal publik sebagai aktivis Malari. Kemudian ia melanjutkan studi di Harvard University, AS, sampai meraih gelar doktor. Belakangan, ia mendirikan Partai Indonesia Baru (PIB).
Di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, ia diangkat menjadi salah seorang anggota Dewan Pertimbangan Presiden. (YUS)
Ciil, nama panggilan akrab Sjahrir, dilahirkan di Kudus, Jawa Tengah, 24 Februari 1945. Ia pertama kali dikenal publik sebagai aktivis Malari. Kemudian ia melanjutkan studi di Harvard University, AS, sampai meraih gelar doktor. Belakangan, ia mendirikan Partai Indonesia Baru (PIB).
Di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, ia diangkat menjadi salah seorang anggota Dewan Pertimbangan Presiden. (YUS)