Liputan6.com, Jakarta: Kementerian Negara BUMN masih terus memproses penetapan direksi baru PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kemungkinan ditetapkan Kamis (6/3) malam di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. "Perombakan direksi PLN masih dalam proses, nanti malam di Menko Perekonomian, sekarang masih dibahas," kata Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, di Jakarta, petang tadi.
Menteri Negara BUMN telah menyerahkan nama-nama calon direksi PT PLN sebanyak 21 orang kepada Tim Penilai Akhir yang diketuai langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Nama-nama calon direktur PLN ada yang berasal dari internal dan eksternal PLN. Namun banyak pihak berharap pengganti direksi PLN lama berasal dari kalangan internal. Kesemua calon tersebut telah melalui proses uji kelayakan dan kepantasan, menjalani penilaian konsultan independen, dan sejumlah proses lain.
Pada kesempatan yang sama Sekretaris Kementerian Negara BUMN, Said Didu, mengatakan sampai saat ini direksi PLN masih dijabat oleh Pelaksana Tugas Direksi hingga turun keputusan pergantiannya nanti malam. "Sebab tidak boleh ada yang kosong," katanya.(ADO/ANTARA)
Menteri Negara BUMN telah menyerahkan nama-nama calon direksi PT PLN sebanyak 21 orang kepada Tim Penilai Akhir yang diketuai langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Nama-nama calon direktur PLN ada yang berasal dari internal dan eksternal PLN. Namun banyak pihak berharap pengganti direksi PLN lama berasal dari kalangan internal. Kesemua calon tersebut telah melalui proses uji kelayakan dan kepantasan, menjalani penilaian konsultan independen, dan sejumlah proses lain.
Pada kesempatan yang sama Sekretaris Kementerian Negara BUMN, Said Didu, mengatakan sampai saat ini direksi PLN masih dijabat oleh Pelaksana Tugas Direksi hingga turun keputusan pergantiannya nanti malam. "Sebab tidak boleh ada yang kosong," katanya.(ADO/ANTARA)