Liputan6.com, Jakarta: Kemungkinan pemerintah akan menolak dan mengembalikan bantuan daging lembu kalengan dari pemerintah Arab Saudi. Sebab, diduga daging tersebut mengandung penyakit mulut dan kaki. Karena itu, Menteri Pertanian Bungaran Saragih membahas persoalan itu dengan Ketua MPR Amien Rais di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu (22/8).
Kepada wartawan, Amien Rais menegaskan, masalah itu sepenuhnya urusan pemerintah. Namun, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdullah A. Alim secara khusus menemuinya dan meminta agar mengklarifikasikan masalah tersebut, Selasa kemarin. Karena kasus ini dinilai sensitif, Amien menyarankan, pemerintah harus bijaksana jika ingin menolak bantuan tersebut. "Jangan sampai ada kesan kita tidak menghargai bantuan kemanusiaan yang sesungguhnya cukup bagus itu," kata Amien, serius.
Daging-daging bantuan tersebut diimpor dari New Zealand yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pada saat musim haji tahun silam di Arab Saudi. Daging tersebut sudah dikalengkan dan diteliti secara higienis. Kemudian sebagian dikirim ke Indonesia, Bangladesh, Pakistan, dan sejumlah negara di Afrika. Memang, pemerintah Arab Saudi memiliki tradisi mengirimkan bantuan pada sejumlah negara saban musim haji.
Menurut kabar, bantuan 10.000 kaleng daging domba tersebut sudah sampai di Surabaya, Jawa Timur. Mentan Bungaran didampingi Tim Ahli Peternakan dan Makanan enggan menjawab pertanyaan wartawan. Namun, Bungaran berjanji pada Ketua MPR untuk membawa masalah tersebut pada Rapat Kabinet mendatang.(TNA/Dyah Kusuma dan Bambang Triono)
Kepada wartawan, Amien Rais menegaskan, masalah itu sepenuhnya urusan pemerintah. Namun, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdullah A. Alim secara khusus menemuinya dan meminta agar mengklarifikasikan masalah tersebut, Selasa kemarin. Karena kasus ini dinilai sensitif, Amien menyarankan, pemerintah harus bijaksana jika ingin menolak bantuan tersebut. "Jangan sampai ada kesan kita tidak menghargai bantuan kemanusiaan yang sesungguhnya cukup bagus itu," kata Amien, serius.
Daging-daging bantuan tersebut diimpor dari New Zealand yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pada saat musim haji tahun silam di Arab Saudi. Daging tersebut sudah dikalengkan dan diteliti secara higienis. Kemudian sebagian dikirim ke Indonesia, Bangladesh, Pakistan, dan sejumlah negara di Afrika. Memang, pemerintah Arab Saudi memiliki tradisi mengirimkan bantuan pada sejumlah negara saban musim haji.
Menurut kabar, bantuan 10.000 kaleng daging domba tersebut sudah sampai di Surabaya, Jawa Timur. Mentan Bungaran didampingi Tim Ahli Peternakan dan Makanan enggan menjawab pertanyaan wartawan. Namun, Bungaran berjanji pada Ketua MPR untuk membawa masalah tersebut pada Rapat Kabinet mendatang.(TNA/Dyah Kusuma dan Bambang Triono)