Harga Semen Masih Tinggi di Banda Aceh

Kelangkaan semen di Banda Aceh, NAD, saat ini mulai teratasi. Kendati demikian, harga jual semen pada tingkat pedagang eceran masih tetap tinggi.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Januari 2008, 12:47 WIB

Liputan6.com, Banda Aceh: Kelangkaan semen di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, saat ini mulai teratasi. Ini setelah unit pengantongan semen pabrik PT Semen Andalas Indonesia (SAI) Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, beroperasi kembali. Kendati demikian, harga jual semen pada tingkat pedagang eceran masih tetap tinggi.

Beberapa pedagang eceran semen di Banda Aceh, Sabtu (12/1), menyebutkan pasokan semen dari ditributor mulai lancar sekitar sepekan lalu. Ini setelah hampir sebulan lamanya terjadi kelangkaan yang membuat harga jual naik tajam, yakni isi 40 kilogram dari Rp 34.000 menjadi Rp 55.000 per sak.

Persediaan semen pada tingkat pedagang eceran kini terlihat telah merata, terutama semen hasil produksi PT SAI. Namun harga jual masih tetap tinggi dibandingkan sebelum krisis pada November 2007, seperti semen isi 40 kg kini dijual Rp 40.000 per sak. "Harga tersebut belum termasuk ongkos antar ke tempat konsumen," kata seorang pedagang semen eceran di Banda Aceh.(ANS/Antara)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya