Liputan6.com, Slawi: Kereta Api Empu Jaya menghantam Bus Sinar Jaya di Desa Margasari, Slawi, Jawa Tengah, Rabu (1/8) dini hari. Sebanyak 13 orang tewas dan tujuh korban luka-luka. KA Empu Jaya dengan nomor lokomotif 146 itu melaju dari Jakarta menuju Yogyakarta dan menabrak bus bernomor polisi B 7901 NL arah Jakarta ke Purwokerto.
Kecelakaan bermula ketika Bus Sinar Jaya akan melintasi Pintu Kereta Klonengan. Tiba-tiba, KA Empu Jaya jurusan Pasar Senen-Lempuyangan, Yogyakarta dari arah melintang menghantam bus. Penjaga pintu Slamet menyatakan, tidak ada telepon dari Stasiun Bedor --stasiun terdekat-- bahwa kereta akan melewati jalur tersebut. Alhasil, penjaga yang saat itu dalam keadaan mengantuk tidak sempat menutup pintu kereta.
Para korban tewas yang terindentifikasi antara lain Ny. Warsem, 44 tahun, Sutarjo, 48 tahun, Kasyanto, 30 tahun, Rahman Jono, 36 tahun, Parsumar Hadi, 20 tahun, Rosikin, dan Darsono. Sedangkan daftar korban yang cedera adalah Muhbirin, 40 tahun, Jejen, 18 tahun, Suryanto, 11 tahun, Muhtagon, 28 tahun, Windi Atmo, 40 tahun, Suparto, 30 tahun, dan P. Wihadidi, 26 tahun.(TNA/Sugihartono)
Kecelakaan bermula ketika Bus Sinar Jaya akan melintasi Pintu Kereta Klonengan. Tiba-tiba, KA Empu Jaya jurusan Pasar Senen-Lempuyangan, Yogyakarta dari arah melintang menghantam bus. Penjaga pintu Slamet menyatakan, tidak ada telepon dari Stasiun Bedor --stasiun terdekat-- bahwa kereta akan melewati jalur tersebut. Alhasil, penjaga yang saat itu dalam keadaan mengantuk tidak sempat menutup pintu kereta.
Para korban tewas yang terindentifikasi antara lain Ny. Warsem, 44 tahun, Sutarjo, 48 tahun, Kasyanto, 30 tahun, Rahman Jono, 36 tahun, Parsumar Hadi, 20 tahun, Rosikin, dan Darsono. Sedangkan daftar korban yang cedera adalah Muhbirin, 40 tahun, Jejen, 18 tahun, Suryanto, 11 tahun, Muhtagon, 28 tahun, Windi Atmo, 40 tahun, Suparto, 30 tahun, dan P. Wihadidi, 26 tahun.(TNA/Sugihartono)