Liputan6.com, Tuban: Hingga Senin (2/3) petang atau hari ketujuh, banjir masih merendam Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Banjir di daerah Widang terjadi karena jebolnya tanggul Sungai Bengawan Solo di Desa Tegalsari. Akibatnya, air sulit surut. Selain di Tuban, banjir juga meluas hingga ke Kabupaten Lamongan [baca: Lamongan dan Gresik Masih Terendam].
Di Cepu, Jawa Tengah, banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo sudah surut. Tapi, para korban merasa lebih aman tinggal di pengungsian yang ada di pinggir rel kereta. Mereka khawatir banjir susulan karena hujan masih berpeluang turun.
Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, idealnya Sungai Bengawan Solo yang mempunyai panjang lebih dari 500 kilometer mempunyai 10 bendungan. Tapi, saat ini hanya ada satu bendungan. Selain membangun daerah penampungan air, pemerintah diharapkan turut memperbaiki saluran air yang sudah tua.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)
Di Cepu, Jawa Tengah, banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo sudah surut. Tapi, para korban merasa lebih aman tinggal di pengungsian yang ada di pinggir rel kereta. Mereka khawatir banjir susulan karena hujan masih berpeluang turun.
Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, idealnya Sungai Bengawan Solo yang mempunyai panjang lebih dari 500 kilometer mempunyai 10 bendungan. Tapi, saat ini hanya ada satu bendungan. Selain membangun daerah penampungan air, pemerintah diharapkan turut memperbaiki saluran air yang sudah tua.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)