Liputan6.com, Medan: Aksi buruh PT Tjipta Rimba Djaja yang telah berlangsung sejak dua pekan lalu masih berlanjut. Untuk kedua kalinya, buruh pabrik tripleks ini mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Medan, Sumatra Utara. Mereka menuntut janji Disnaker selaku tim mediasi untuk menyelesaikan tuntutan buruh yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak.
Para buruh yang umumnya kaum perempuan ini mendatangi Kantor Disnaker Kota Medan di Jalan Wahid Hasyim dengan mengusung keranda mayat sebagai ungkapan kekecewaan. Mereka menuding tim mediasi Disnaker tidak independen dan lebih cenderung membela perusahaan dalam penyelesaian kasus PHK sepihak dan pemberian hak normatif para buruh. Namun tudingan itu dibantah Kepala Disnaker Medan yang meminta para buruh bersabar karena timnya masih menjalankan tugas.(TOZ/Yudhistira)
Para buruh yang umumnya kaum perempuan ini mendatangi Kantor Disnaker Kota Medan di Jalan Wahid Hasyim dengan mengusung keranda mayat sebagai ungkapan kekecewaan. Mereka menuding tim mediasi Disnaker tidak independen dan lebih cenderung membela perusahaan dalam penyelesaian kasus PHK sepihak dan pemberian hak normatif para buruh. Namun tudingan itu dibantah Kepala Disnaker Medan yang meminta para buruh bersabar karena timnya masih menjalankan tugas.(TOZ/Yudhistira)