Liputan6.com, Jakarta: Bank Darah Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, mulai memberlakukan seleksi status pasien. Yang darurat lebih dulu diberikan darah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi kian menipisnya stok darah. "Kita khususkan untuk pasien-pasien yang mengalami kejadian-kejadian mendadak, seperti pendarahan hebat," kata Atom Kadam, Hubungan Masyarakat RS Fatmawati.
Di Kantor Palang Merah Indonesia DKI Jakarta, layanan donor darah tetap diberikan. Namun, tak semua pendonor yang datang bisa dilayani. "Sesudah didonor, darahnya harus memenuhi persyaratan. Supaya darah ini memberikan hasil maksimal kepada pasien itu. Jadi harus diperiksa juga," kata dokter Yodiartini, petugas PMI DKI Jakarta.
Jika berminat menjadi donor atau membawa pendonor, pastikan berusia 17 sampai 60 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, dan dalam keadaan sehat, serta donor terakhir minimal tiga bulan lalu.
Bukan hanya di Jakarta serta Solo, PMI cabang Klaten juga kekurangan stok darah. Selain keluarga, PMI Klaten masih kesulitan mencari pendonor untuk memenuhi kebutuhan permintaan darah.(BOG)
Di Kantor Palang Merah Indonesia DKI Jakarta, layanan donor darah tetap diberikan. Namun, tak semua pendonor yang datang bisa dilayani. "Sesudah didonor, darahnya harus memenuhi persyaratan. Supaya darah ini memberikan hasil maksimal kepada pasien itu. Jadi harus diperiksa juga," kata dokter Yodiartini, petugas PMI DKI Jakarta.
Jika berminat menjadi donor atau membawa pendonor, pastikan berusia 17 sampai 60 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, dan dalam keadaan sehat, serta donor terakhir minimal tiga bulan lalu.
Bukan hanya di Jakarta serta Solo, PMI cabang Klaten juga kekurangan stok darah. Selain keluarga, PMI Klaten masih kesulitan mencari pendonor untuk memenuhi kebutuhan permintaan darah.(BOG)