Liputan6.com, Jakarta: Seorang korban ledakan di Slipi, Togar Marpaung, Ahad (15/7), dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Pondok Rangon, Jakarta Timur. Pemuda berusia 23 tahun itu sempat dirawat selama empat hari dan telah menjalani operasi di bagian perut akibat luka pecahan bom. Togar meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo [baca: Seorang Korban Ledakan Slipi Meninggal Dunia].
Jenazah Togar tiba TPU Pondok Rangon sekitar pukul 12.30 WIB. Selain keluarga dan kerabat, jenazah Togar juga diantar oleh teman-teman kerjanya. Semasa hidupnya, Togar berprofesi sebagai kondektur metro mini.
Kedua orang tuanya, Alomoan Marpaung dan Nuraida tampak terpukul. Mereka menolak memberi komentar seputar kematian Togar. Namun, menurut seorang kerabat, almarhum dikenal sebagai anak yang baik dan selama ini menjadi tulang punggung keluarga.
Seperti diketahui, ledakan di Slipi, Rabu silam, mengakibatkan sepuluh orang luka ringan, seorang luka berat, dan seorang meninggal dunia [baca: Sepuluh Orang Cedera Akibat Ledakan di Perempatan Slipi]. Polisi kini masih mengusut kasus tuntas kasus tersebut.(ULF/Dian Pratiwi dan Zakaria)
Jenazah Togar tiba TPU Pondok Rangon sekitar pukul 12.30 WIB. Selain keluarga dan kerabat, jenazah Togar juga diantar oleh teman-teman kerjanya. Semasa hidupnya, Togar berprofesi sebagai kondektur metro mini.
Kedua orang tuanya, Alomoan Marpaung dan Nuraida tampak terpukul. Mereka menolak memberi komentar seputar kematian Togar. Namun, menurut seorang kerabat, almarhum dikenal sebagai anak yang baik dan selama ini menjadi tulang punggung keluarga.
Seperti diketahui, ledakan di Slipi, Rabu silam, mengakibatkan sepuluh orang luka ringan, seorang luka berat, dan seorang meninggal dunia [baca: Sepuluh Orang Cedera Akibat Ledakan di Perempatan Slipi]. Polisi kini masih mengusut kasus tuntas kasus tersebut.(ULF/Dian Pratiwi dan Zakaria)