Korban Mutilasi Diduga Warga Bekasi

Korban mutilasi di Kebagusan, Jakarta Selatan diduga warga Bekasi, Jawa Barat. Ini berdasarkan laporan warga yang merasa kehilangan keluarganya. Namun, polisi belum mengetahui pelaku pembunuhan sadis itu dan apa motifnya.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Juli 2008, 18:10 WIB

Liputan6.com, Jakarta: Dua pria mendatangi kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Ahad (13/7). Mereka ingin mengenali korban mutilasi yang ditemukan di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan. Tapi, niat mereka ditolak karena tidak ada petugas administrasi dan forensik.

Akhirnya mereka berusaha memastikan ke Kepolisian Resor Jaksel yang menangani kasus. Kedua pria itu adalah kerabat Heri Santoso, pria berusia 4o tahun asal Bekasi.

Kapolres Jaksel membenarkan identitas korban mutilasi adalah Heri Santoso. Kasus mutilasi ini terkuak dengan penemuan jasad terpotong tujuh di Kebagusan oleh warga kemarin. Potongan-potongan tubuh ini ditemukan tersebar. Tubuh dan tangan di koper, sedangkan kepala, tangan, serta isi perut dalam plastik [baca: Mayat Lelaki Terpotong Tujuh ].

Dalam setengah tahun saja sudah tercatat 9 kasus mutilasi. Ini menyamai jumlah kasus dalam tiga tahun. Menurut kriminolog, Adrianus Meliala, pembuangan korban mutilasi dalam koper menandakan pelaku memang berniat membuang korban ke tempat jauh.

Seringkali pelaku dan motif mutilasi tak terungkap. Seperti April lalu. Seorang wanita asal Brebes, Jawa Tengah yang merantau ke Jakarta jasadnya ditemukan di Bekasi termutilasi.(IAN/Don Vito Samarta dan Arofah Sopandi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya