Liputan6.com, Solo: Kota Solo merupakan tempat berkumpulnya perajin benda seni berkualitas. Misalnya saja Bambang Rudjito, perajin kaca grafir atau kaca ukir. Pria asli Bojonegoro, Jawa Timur, ini mendapat ide membuat kaca ukir secara kebetulan ketika bepergian ke sejumlah negara saat masih bekerja sebagai pelaut.
Usaha yang dimulai sejak 1989 berkembang pesat. Tahun 1990, anggota Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Solo ini sudah ikut pameran. Karyanya pun semakin dikenal masyarakat. Agar pelanggan tak bosan, Bambang membuat bermacam produk mulai kaca hias hingga tempat tisu.
Advertisement
Harga yang ditawarkan bervariasi dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Sebagian besar produk Bambang diekspor ke Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Serikat. Sementara dua kota tujuan utamanya di AS saat ini,yaitu New York dan Pennsylvania.(YNI/Bambang Triyono)