Liputan6.com, Kendari: Sekedar coret-coret baju rupanya tak cukup bagi para siswi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk merayakan kelulusan mereka yang diumumkan Selasa (17/6) pagi. Atraksi di atas sepeda motor yang melaju di jalan umum menjadi pilihan mereka.
Namun, aksi para pelajar itu sempat diperingatkan polisi karena berbahaya dan memacetkan jalan. Polisi juga harus bekerja esktra untuk mengalihkan jalur kendaraan umum. Kekesalan polisi meledak lantaran banyak siswa yang mengabaikan peringatan. Tamparan dan pukulan mendarat di tubuh seorang siswa.
Beruntung, aksi pemukulan polisi ini tak memancing para siswa untuk membalas. Untuk mencegah para siswa melanjutkan aksinya, polisi kemudian menggelar razia. Hasilnya, beberapa kendaraan akhirnya ditahan.(BOG/Arwan Ganda Saputra)