Kepolisian Inggris Melindungi Identitas Mantan Pembunuh

Identitas pembunuh Jimie Bulger, Jon Venables dan Robert Thompson dirahasiakan Kepolisian London, Inggris. Sebelumnya, keluarga Bulger menggelar unjuk rasa atas pembebasan keduanya.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Juni 2001, 17:03 WIB
Liputan6.com, London: Kepolisian London, Inggris membebaskan dua narapidana, Jon Venables dan Robert Thompson, pembunuh Jimie Bulger (1993), baru-baru ini. Bahkan, polisi berusaha melindungi kerahasiaan identitas Venables dan Thomson dengan tujuan menghindari aksi balas dendam keluarga Jamie Bulger.

Tindakan polisi melindungi kerahasiaan Venables dan Thompson bukan tanpa alasan. Sebab, beberapa saat sebelum keduanya dibebaskan, sempat berlangsung unjuk rasa menentang pembebasan kedua remaja berusia 18 tahun itu. Unjuk rasa itu dipimpin orang tua Bulger, Denise Fergus.

Sebelumnya, polisi juga tak bersedia mengirim Venebles dan Thompson ke penjara dewasa. Alasannya, langkah tersebut akan banyak mendapat tantangan dari ahli kesejahteraan anak di Inggris. Sebaliknya, langkah tersebut justru mengundang aksi protes dari keluarga Burger. Bahkan, mereka bertekad akan melakukan pembalasan saat Venebles dan Thompson dibebaskan.(ICH/Ipd)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya