Bekas Gedung WTC Dipenuhi Karangan Bunga

Keluarga dan kerabat korban serangan 11 September 2001 memadati lokasi bekas Gedung World Trade Center di New York. Pihak Keluarga meletakkan karangan bunga di bekas puing menara kembar yang runtuh enam tahun silam.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 September 2007, 00:23 WIB

Liputan6.com, New York: Keluarga dan kerabat korban serangan 11 September 2001 memadati lokasi bekas Gedung World Trade Center di New York, Amerika Serikat, Selasa (11/9), untuk memperingati tragedi memilukan yang terjadi enam tahun silam itu. Acara berlangsung khidmat.

Sebelumnya pembangunan kembali Gedung WTC membuat acara peringatan 9/11 tahun ini dipindahkan dari bekas puing menara kembar ke lokasi lain. Namun pihak keluarga keberatan. Mereka mengancam memboikot acara. Pihak Keluarga akhirnya dibolehkan masuk untuk meletakkan karangan bunga.

Selain itu nama 2750 korban tewas kembali dibacakan satu persatu oleh para petugas pemadam dan petugas emergency. Banyak di antaranya mengalami sakit pernapasan, kanker, bahkan tewas tak lama setelah peristiwa. Diduga mereka mengisap debu tebal saat menara kembar WTC tersebut runtuh.

Untuk pertama kali nama seorang korban yang tewas lima bulan silam akibat sakit paru-paru ikut dibacakan. Dia dianggap korban serangan 11 September. Kota New York menghentikan segala aktivitas selama empat menit untuk mengenang dan mendoakan para korban tewas yang berjumlah 2794 orang.

Petinggi Politik AS turut memperingat peristiwa ini. Presiden George Walker Bush beserta istri memperingati 11 September di halaman selatan Gedung Putih. Ketua DPR AS Nancy Pelosi memperingati peristiwa 9/11 di Capitol Hill. Peringatan serupa digelar di Afghanistan dan Jepang.(JUM)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya