Tidak Lulus Ujian, Belasan Siswa Pingsan

Belasan siswa SMA yang tidak lulus ujian akhir nasional di Kota Jambi, Jambi, jatuh pingsan. Di Kendari, Sultra, siswa yang tidak lulus sempat mengamuk dan hendak memukul kepala sekolah.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 Juni 2007, 05:19 WIB
Liputan6.com, Jambi: Pengumuman kelulusan ujian nasional untuk siswa sekolah menengah atas di berbagai daerah diliputi berbagai kejadian. Di Kota Jambi, Jambi, belasan siswa SMA yang tidak lulus ujian akhir nasional jatuh pingsan, Jumat (15/6), setelah mengetahui tidak lulus dalam ujian akhir nasional.

Namun, bagi siswa yang dinyatakan lulus, mereka mengungkapkan kegembiraan dengan mencoret baju seragam hingga konvoi di jalanan. Data Dinas Pendidikan Nasional Kota Jambi, dari 7.523 peserta ujian nasional, sebanyak 1.450 siswa tidak lulus.

Sementara di Kendari, Sulawesi Tenggara, kelulusan siswa SMA diumumkan secara terbuka. Seorang pelajar bernama Narif histeris di atas rerumputan sekolah ketika membaca surat ketidaklulusan dirinya. Bahkan, siswa lain yang juga tidak lulus sempat mengamuk hendak memukul kepala sekolah.

Lain lagi di Solo, Jawa Tengah. Puluhan siswa SMA terjaring razia polisi saat sedang merayakan kelulusannya. Satu orang di antaranya terjaring saat sedang mabuk di sebuah warung dekat sekolah. Razia juga dilakukan petugas di jalan raya karena perayaan kelulusan sudah sangat meresahkan warga, terutama para pengguna jalan.

Suasana yang sama juga terjadi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, di mana pengumuman kelulusan dilakukan secara serentak. Luapan kegembiraan para siswa yang dinyatakan lulus ditandai dengan aksi saling coret baju seragam sekolah dan konvoi di jalan raya.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya