Liputan6.com, Beirut: Ledakan bom mengguncang wilayah permukiman Kristen, Bouchrieh di Beirut, Lebanon, Senin (4/6) malam. Akibat ledakan ini sebanyak 10 orang luka-luka. Insiden tersebut memaksa pemerintah Lebanon menggelar rapat kabinet darurat.
Sementara baku tembak antara kelompok Fatah al-Islam dan pasukan Lebanon masih berkecamuk. Rangkaian kekerasan terjadi setelah anggota Fatah menyerang pos militer di dekat kamp pengungsi Palestina, Nahr al-Barid. Setidaknya 125 orang tewas dan 20 di antaranya warga sipil sejak perang berkecamuk 20 Mei silam [baca: Baku Tembak Pecah di Ain al-Hilweh](REN)
Advertisement