Liputan6.com, Tripoli: Sebanyak 37 orang tewas dalam pertempuran antara pasukan Lebanon dan kelompok muslim garis keras, baru-baru ini. Korban tewas terdiri dari 22 prajurit Lebanon, 14 anggota gerilyawan, dan seorang sipil.
Menurut juru bicara militer Lebanon, pertempuran dipicu serangan kelompol gerilyawan muslim di sebuah pos militer dekat kamp pengungsian Palestina. Kelompok ini diidentifikasi sebagai pejuang Fatah yang memiliki kedekatan ideologi dengan jaringan Al Qaedah pimpinan Osama Bin Laden.
Beberapa saat setelah pasukan keamanan menguasai Kota Tripoli, giliran Beirut di guncang ledakan bom. Ledakan yang terjadi di kawasan perbelanjaan penduduk Kristen Lebanon ini menewaskan seorang wanita dan belasan lainnya luka. Saat ini, Pemerintah Lebanon tengah menyusun langkah antisipasi agar gejolak ini tidak meluas.(BOG)
Menurut juru bicara militer Lebanon, pertempuran dipicu serangan kelompol gerilyawan muslim di sebuah pos militer dekat kamp pengungsian Palestina. Kelompok ini diidentifikasi sebagai pejuang Fatah yang memiliki kedekatan ideologi dengan jaringan Al Qaedah pimpinan Osama Bin Laden.
Beberapa saat setelah pasukan keamanan menguasai Kota Tripoli, giliran Beirut di guncang ledakan bom. Ledakan yang terjadi di kawasan perbelanjaan penduduk Kristen Lebanon ini menewaskan seorang wanita dan belasan lainnya luka. Saat ini, Pemerintah Lebanon tengah menyusun langkah antisipasi agar gejolak ini tidak meluas.(BOG)