Makam Aliyan Dikunjungi Sang Ibu

Ibunda Aliyan akhirnya dapat melihat makam almarhum di depan Kampus IPDN, Sumedang, Jabar. Pihak keluarga menyatakan tidak perlu memindahkan makam almarhum ke kampung halaman mereka di Kalbar.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 April 2007, 20:02 WIB
Liputan6.com, Sumedang: Roah, ibu kandung almarhum Aliyan, akhirnya dapat melihat makam anaknya di depan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (19/4). Roah datang didampingi Agustian, adik almarhum. Usai melihat makam Aliyan yang meninggal secara misterius di kampus yang dulu bernama Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) itu, Roah bertemu dengan pelaksana tugas Rektor IPDN Johanis Kaloh.

Roah mengaku cukup puas setelah melihat makam anaknya. Dia juga menyampaikan ke Rektor IPDN bahwa jenazah Aliyan tidak perlu dipindahkan ke kampung halaman di Kalimantan Barat.

Setelah bertemu Johanis, ibu dan adik almarhum juga bertatap muka dengan salah satu dosen IPDN, Inu Kencana, untuk mendengarkan kronologis kematian almarhum tahun 1993. Pasalnya, Inu adalah pihak yang mengetahui peristiwa meninggalnya Aliyan [baca: Pihak IPDN Mencoba Menutupi Kekerasan di Kampus].(ADO/Muhamad Achir dan Dedy Sunandar)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya