Kasus Pembunuhan Warga Taiwan Direka Ulang

Kematian warga Taiwan bernama Aping di tangan pemuda yang dibantu seorang satpam, direka ulang. Dari rekonstruksi terungkap bahwa pembunuhan terhadap Aping direncanakan.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Juni 2001, 13:53 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Pengusutan kematian seorang warga Taiwan bernama Wung Chu Pin alias Aping masih berlangsung. Reka ulang pembunuhan yang dilakukan anak pemilik pondokan, Aan, dan satpamnya bernama Thoyib, dilakukan Tim Resmob Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jumat (1/6). Dalam reka ulang yang dilakukan di tiga lokasi ini terungkap bahwa pembunuhan tersebut sudah direncanakan.

Sebelum tewas, di kawasan Taman Sari Jakarta Pusat, kedua tersangka menjemput korban untuk diajak bermain judi bola di Hotel Royal. Tapi, siapa nyana, korban yang juga sahabat karib tersangka Aan mengalami nasib tragis. Dua ratus meter dari lokasi pondokan, korban ditikam di dalam mobil hingga tewas. Setelah korban tewas, kedua tersangka berencana melakukan penguburan jasad Aping di villa milik ayahnya di kawasan wisata Cipanas puncak Jawa Barat. Sebelum melakukan penguburan jenazah, ia sempat memotong lutut korban lantaran lubang kubur telalu sempit. [baca: Pembunuh Warga Taiwan Diperiksa Intensif].

Puluhan warga sekitar Villa Karbela yang menyaksikan reka ulang meluapkan emosinya terhadap kedua tersangka. Aksi kejahatan mereka terungkap berkat laporan kekasih korban tentang kejanggalan transfer dana sebesar 40 juta dua hari setelah korban pergi bersama tersangka.(RSB/Dodit Setyohadi dan Frans Ambudi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya