Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, Senin (2/4), akhirnya menunjuk Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Widodo A.S. sebagai pejabat ad interim menggantikan Menteri Dalam Negeri M. Ma`ruf yang hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat [baca: Mendagri Masih Tak Sadarkan Diri].
Surat resmi penunjukkan itu akan ditandatangani Presiden Yudhoyono besok. Menurut Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, penunjukan ini dilakukan agar tugas-tugas Mendagri tetap dapat terlaksana.
M. Ma`ruf dilarikan ke RS Harapan Kita, Jumat lalu, akibat penyumbatan pembuluh darah. Sejak itu kondisi kesehatannya relatif belum berubah. Tim dokter menempatkan Ma`ruf di ruang perawatan intensif dan kondisinya sengaja dibuat dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ini untuk menjaga agar irama jantung tetap stabil. Tim dokter belum bisa memperkirakan kapan kondisi Ma`ruf akan membaik.(MAK/Teguh Dwi Hartono, M. Achir, dan Dwi Firmansyah)
Surat resmi penunjukkan itu akan ditandatangani Presiden Yudhoyono besok. Menurut Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, penunjukan ini dilakukan agar tugas-tugas Mendagri tetap dapat terlaksana.
M. Ma`ruf dilarikan ke RS Harapan Kita, Jumat lalu, akibat penyumbatan pembuluh darah. Sejak itu kondisi kesehatannya relatif belum berubah. Tim dokter menempatkan Ma`ruf di ruang perawatan intensif dan kondisinya sengaja dibuat dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ini untuk menjaga agar irama jantung tetap stabil. Tim dokter belum bisa memperkirakan kapan kondisi Ma`ruf akan membaik.(MAK/Teguh Dwi Hartono, M. Achir, dan Dwi Firmansyah)