Maskapai Garuda Indonesia belum melansir data resmi jumlah penumpang GA 200 jurusan Jakarta-Yogyakarta yang tewas. Petugas terputus-putus dalam upaya mencari korban di bangkai pesawat karena kegiatan penerbangan di Bandara Adi Sucipto sudah dibuka lagi. Namun jika merujuk data terakhir dari Danlanud Adi Sucipto Benjamin bahwa 44 penumpang meninggal, berarti tersisa 24 orang lagi yang belum diketahui nasibnya.
Sebanyak 96 penumpang Garuda selamat termasuk dua warga Brunei Darussalam, dua warga Jepang, dan delapan warga Australia. Sebagian korban yang terluka dirawat di Rumah Sakit Bethesda, RS PKU Muhammadiyah, RS Sardjito, dan RS Panti Rapih. Keluarga korban setelah mendengar berita pesawat Garuda GA 200 terbakar langsung berdatangan ke rumah sakit tersebut [baca: Pesawat Garuda Terbakar Saat Akan Mendarat].
Advertisement
Pesawat Boeing 737-400 diterbangkan oleh Kapten Pilot Marwoto Komar dengan kopilot Gagam S. Rohman. Awak kabin senior terdiri dari Wiranto Wooryono, Irawati, Maryati, dan Imam S. Iskandar. Sementara awak kabin junior adalah Ratna Budianti. Petugas sudah menemukan kotak hitam yang diharapkan memberi kejelasan tentang penyebab pesawat Garuda terbakar, tadi pagi.(KEN/Ferry Aditri)