Puluhan Jenazah Korban Pesawat Garuda Dievakuasi

Tim penyelamat sudah mengeluarkan 20 jenazah dari dalam kabin pesawat Garuda bernomor GA 200 yang mengalami kecelakaan di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, tadi pagi. Kotak hitam sudah ditemukan.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 Maret 2007, 12:46 WIB
Liputan6.com, Yogyakarta: Hingga Rabu (7/3) siang, sedikitnya 20 jenazah sudah dievakuasi dari pesawat Garuda bernomor penerbangan GA 200 yang terbakar di Bandar Udara Adi Sucipto, Yogyakarta. Tim penyelamat menemukan korban di dalam kabin pesawat. Korban meninggal dunia berdasarkan informasi Komandan Lapangan Udara Adi Sucipto Marsekal Pertama Benjamin Dandiel berjumlah 44 orang [baca: Penumpang Garuda yang Tewas Diperkirakan 44 Orang].

Maskapai Garuda Indonesia belum melansir data resmi jumlah penumpang GA 200 jurusan Jakarta-Yogyakarta yang tewas. Petugas terputus-putus dalam upaya mencari korban di bangkai pesawat karena kegiatan penerbangan di Bandara Adi Sucipto sudah dibuka lagi. Namun jika merujuk data terakhir dari Danlanud Adi Sucipto Benjamin bahwa 44 penumpang meninggal, berarti tersisa 24 orang lagi yang belum diketahui nasibnya.

Sebanyak 96 penumpang Garuda selamat termasuk dua warga Brunei Darussalam, dua warga Jepang, dan delapan warga Australia. Sebagian korban yang terluka dirawat di Rumah Sakit Bethesda, RS PKU Muhammadiyah, RS Sardjito, dan RS Panti Rapih. Keluarga korban setelah mendengar berita pesawat Garuda GA 200 terbakar langsung berdatangan ke rumah sakit tersebut [baca: Pesawat Garuda Terbakar Saat Akan Mendarat].

Pesawat Boeing 737-400 diterbangkan oleh Kapten Pilot Marwoto Komar dengan kopilot Gagam S. Rohman. Awak kabin senior terdiri dari Wiranto Wooryono, Irawati, Maryati, dan Imam S. Iskandar. Sementara awak kabin junior adalah Ratna Budianti. Petugas sudah menemukan kotak hitam yang diharapkan memberi kejelasan tentang penyebab pesawat Garuda terbakar, tadi pagi.(KEN/Ferry Aditri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya