<i>Grey Gardens</i> Diangkat ke Panggung Drama

Sisi lain kehidupan keluarga mantan Ibu Negara AS, Jacqueline Kennedy, diadaptasi dalam sebuah drama musikal. Tante dan sepupu Jackie ternyata pernah tinggal di sebuah apartemen tua dan kumuh.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Februari 2007, 07:11 WIB
Liputan6.com, New York: Film dokumenter Grey Gardens yang pernah mengejutkan publik Amerika Serikat diangkat ke dalam sebuah drama musikal yang dipentaskan di New York, AS, belum lama berselang. Film yang muncul pertama kali tahun 1975 itu bercerita tentang sisi lain kehidupan keluarga mantan Ibu Negara AS, Jacqueline Kennedy, yang kemudian menikah dengan konglomerat Aristotle Onassis asal Yunani.

Kendati demikian, inti dari cerita ini berkisar seputar kerabat Jackie--demikian Jacqueline Kennedy kerap disapa--yaitu tante dan sepupunya. Mereka ternyata memiliki kehidupan yang eksentrik serta tinggal di sebuah apartemen tua di kawasan kumuh.

Dalam drama musikal ini aktris Christine Ebersole memainkan dua peran sekaligus, yaitu sebagai Big Edie dalam babak pertama dan sebagai Little Edie di babak kedua. Hubungan ibu dan anak ini menjadi sentral, di mana Big Edie atau Edith Bouvier Beale yang tak lain tante Jackie adalah seorang wanita yang memiliki masalah dalam kehidupannya. Sementara sang anak Little Edie harus melepaskan impian menjadi aktris demi sang ibu.

Mengadaptasi karya layar lebar menjadi sebuah drama musikal bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, dengan bantuan komposer peraih penghargaan Tony Award, Scott Frankel, Grey Gardens menjadi film dokumenter pertama yang dipentaskan dalam drama musikal.

Drama ini bukan tanpa kritikan, terutama karena ceritanya didasari dari sebuah film dokumenter yang dianggap tak lazim. Meskipun begitu, Grey Gardens versi panggung ini boleh dibilang cukup sukses.(ADO)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya