Nyonya Darwanti, ibu dari Inspektur Polisi Dua Pungky Widiyartono, misalnya saat ditemui SCTV sore tadi, belum tahu pasti putra keduanya selamat atau tidak dalam kecelakaan pesawat nahas tersebut. Warga Semarang ini justru mendapat informasi kecelakaan pesawat dari televisi.
Joko, juga warga Semarang ini sedang berduka. Lima orang anggota keluarganya juga menjadi korban kecelakaan pesawat Adam Air termasuk adiknya, Sri Hartini dan dua balita, Ook dan Dodo. Dikabarkan hanya balita Dodo yang masih hidup sedangkan empat lainnya sudah tewas.
Advertisement
Tangisan pun tak kuasa dibendung Maryam setelah mendengar kabar jatuhnya pesawat Adam Air Boeing 737-400 yang ditumpangi putri tunggal dan menantunya Ririn Usman dan Pitagus Bagas Widodo. Pasangan suami istri ini telah dikaruniai seorang putri berusia 11 bulan. Saat berangkat dengan pesawat Adam Air yang nahas itu Ririn juga sedang mengandung anak kedua.
Suasana duka juga terasa di kediaman pramugari Adam Air Nining Irianti dan Ratih Sekarsari. Isak tangis ibu dari pramugari Nining Irianti ini tidak tertahankan begitu mengetahui kabar bahwa pesawat Adam Air yang membawa anaknya jatuh di kawasan Polewali, Sulbar.
Isak tangis ini membawa suasana duka di rumah Nining yang terletak di Sukamulya, Tangerang, Banten. Nining yang berusia 23 tahun ini bekerja sebagai pramugari di Adam Air sejak dua tahun silam. Sejauh ini keluarga Nining belum ada yang berangkat ke Makassar karena menunggu kepastian nasib Nining dari pihak Adam Air.
Suasana duka juga terasa di kediaman pramugari Ratih Sekarsari yang berada di kawasan Ciledug, Tangerang, Orangtua Ratih, Tidan, menyangka anak mereka yang berusia 20 tahun dan baru delapan bulan bekerja sebagai pramugari Adam Air ini menjadi korban jatuhnya pesawat Adam Air. Mereka berharap putrinya selamat dari musibah ini. Meski demikian mereka pasrah kepada Tuhan jika terjadi sesuatu terhadap diri Ratih.
Sedangkan di rumah Kapten Pilot Adam Air Revri Agustian Widodo di Sidoarjo, Jawa Timur, tampak lengang. Istri korban, Silvia beserta kedua anaknya telah berangkat ke Makassar untuk mencari tahun nasib sang suami. Meski demikian kerabat dan tetangga korban mendatangi rumah yang hanya di jaga pesuruh ini.
Dari Surabaya dilaporkan, sebanyak 80 keluarga korban pesawat Adam Air menunggu diberangkatkan ke Makassar. Mereka rencananya akan diangkut dengan Adam Air dengan nomor penerbangan KI 777. Sebelumnya mereka akan diberangkatkan pukul 10.00 namun diundur dan mereka dijanjikan pukul 11.00 lagi-lagi diundur dan mereka kembali menjanjikan pukul 18.00 WIB.
Konsulat Jenderal AS di Surabaya membenarkan ada tiga warganya yang menumpang pesawat nahas Adam Air. Mereka adalah Scot Allen Jackson beserta kedua putrinya. Keluarga ini tinggal di Apartemen Puri Darmo, Surabaya. Ketiganya akan berlibur ke perairan Bunaken untuk menyelam. Scott A. Jackson bekerja sebagai konsultan di perusahaan furniture Sendi Mungil di Gresik, Jatim.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)