Sebagian Warga Cina Menggandrungi Kulit Gelap

Berbeda dengan paradigma yang telah berjalan berabad-abad, warga Cina sekarang ingin memiliki kulit gelap yang dulunya identik dengan kaum pinggiran. Mereka ingin memiliki kulit gelap karena lebih jantan dan sehat.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Desember 2006, 07:26 WIB
Liputan6.com, Shanghai: Banyak perempuan Indonesia mendambakan berkulit putih. Tapi di Shanghai, Cina justru sebaliknya. Sebuah salon perawatan tubuh setempat belakangan ini dibanjiri pelanggan karena menyajikan layanan menggelapkan warna kulit.

Warga Cina yang ingin menggelapkan kulit itu umumnya adalah kaum pria. Padahal di Cina selama berabad-abad warna kulit gelap identik dengan kalangan yang terpinggirkan secara sosial seperti buruh kasar, dan petani. Namun pandangan ini telah berubah. Sejak berdiri dua tahun silam, salon itu dibanjiri kaum muda yang ingin terlihat lebih jantan.

Menurut pengelola salon Huang Tong, pelanggannya meliputi aktor, kaum profesional, dan pelajar yang baru tiba dari menuntut ilmu di luar negeri. Tak hanya pria, walau lebih sedikit kaum wanita juga berminat menggelapkan warna kulitnya. Seorang perempuan 25 tahun mengaku ingin memiliki kulit yang lebih gelap karena kulit gelap terasa lebih sehat.

Para pelanggan salon itu harus merogoh kocek agak dalam untuk memperoleh warna kulit yang diidamkan. Untuk satu bulan perawatan, mereka minimal harus mengeluarkan sekitar Rp 800 ribu.(YAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya