Strategi Pendekatan Terhadap Korut Dirancang

Para menteri Forum APEC berupaya merumuskan pendekatan terhadap Korut agar menghentikan program nuklirnya. Mereka juga menawarkan membantu kelima negara yang akan berdialog dengan Korut.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 November 2006, 07:47 WIB
Liputan6.com, Hanoi: Masalah nuklir Korea Utara menjadi sorotan sejumlah negara. Di pertemuan tingkat menteri Forum Kerja Sama Ekonomi Negara Asia Pasifik (APEC) ke-21 di Hanoi, Vietnam, Kamis (16/11), para peserta berupaya merumuskan pendekatan terhadap Korut agar menghentikan program nuklirnya. Pertemuan diadakan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Vietnam.

Para peserta pertemuan juga menawarkan membantu kelima negara yang akan berdialog dengan negara komunis di Semenanjung Korea tersebut. Lima negara itu antara lain Korut, Cina, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat [baca: Pertemuan Tingkat Menteri APEC di Hanoi Digelar].

Di tengah perbincangan terdapat ganjalan atas insentif yang akan ditawarkan kepada Korut. Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice menyebutkan, mereka mempertanyakan kerelaan Korut memberi konsesinya usai uji coba nuklir, 9 November silam. Para menteri menginginkan tetangga dekat Korsel itu bersedia mengambil langkah konkret dalam masalah pelucutan senjata nuklirnya.

Pertemuan tersebut juga membahas isu perdagangan bebas. Tuan rumah Vietnam menyebutkan ada konsensus untuk mencapai kesepakatan perdagangan bebas APEC yang lebih luas.

Selain pertemuan formal, pertemuan informal dengan skala lebih kecil juga diadakan beberapa negara anggota. Seperti pertemuan trilateral antara AS, Australia, dan Jepang dengan agenda membicarakan masalah nuklir Iran dan Korut.

Di lain pihak, dalam pertemuan informal antara Jepang dan Cina juga berhasil dicapai kesepakatan membentuk lembaga kajian sejarah era perang dunia. Bagian sejarah itu senantiasa menimbulkan ketegangan di antara keduanya. Adapun hasil dari lembaga kajian bersama tersebut diharapkan rampung pada 2008 mendatang.(AIS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya