Liputan6.com, Washington D.C: Presiden Amerika Serikat George Walker Bush mengakui ribuan tentara AS tewas di Irak. Bulan ini saja AS telah kehilangan 93 tentaranya. Pengakuan tersebut Bush sampaikan dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C, Rabu (25/10).
Meski demikian, Bush tak akan menarik pasukannya dari Irak. Bahkan dia mengatakan, keamanan dalam negeri AS sangat tergantung pada keberhasilan Negeri Adidaya itu melawan teror di Irak. Bush sangat optimis Irak bakal aman dan damai di tangan AS.
Sementara hasil sebuah jejak pendapat di London menunjukkan 60 persen warga Inggris menginginkan pasukan Inggris ditarik dari Irak. Hanya 30 persen yang mendukung kebijakan Perdana Menteri Tonny Blair untuk mempertahankan tentara Inggris di Irak.(ICH)
Advertisement