Kepada SCTV, baru-baru ini, Neneng, ibu Anfal, menuturkan anaknya dinyatakan meninggal oleh dokter saat ia mengalami pendarahan. Karena itu, Neneng menuding dokter telah melakukan kekeliruan dengan memaksa bayinya keluar secara normal sehingga membuatnya cacat. Neneng mengaku keluarganya sudah mengadukan pihak RS Prikasih ke kepolisian. Sementara pihak RS Prikasih yang dihubungi SCTV belum mau memberikan komentar atas kasus ini.
Kasus yang menimpa Anfal menambah panjang kasus dugaan malapraktik. Sebelumnya Muhammad Hasbi, empat bulan, terpaksa kehilangan tangan kirinya karena membengkak dan membiru setelah diinfus. Tangan bocah warga Jakarta ini pun terpaksa diamputasi. Padahal, Hasbi awalnya hanya menderita sakit diare [baca: ].(ORS/Rahmat Supana dan Irfan)
Advertisement