Badai Prapiroon di Cina Merenggut Korban Jiwa

Serangan badai Prapiroon di Cina bagian selatan menewaskan sembilan warga. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Cina, banjir yang dipicu badai ini tercatat sebagai bencana paling mematikan.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 Agustus 2006, 06:50 WIB
Liputan6.com, Guandong: Badai Prapiroon mulai menerjang Cina bagian selatan, Jumat (4/8). Kantor Berita Xinhua melaporkan, serangan badai yang terjadi sejak Kamis silam menewaskan sembilan orang. Dua di antaranya meninggal dunia tertimpa papan reklame di Provinsi Guandong. Sedangkan korban kesembilan tewas akibat bencana longsor di kawasan Guangxi. Badai juga telah merusakkan lebih dari 30 ribu rumah penduduk. Sementara 50 persen kawasan kota terendam air setinggi lima meter.

Jumlah korban relatif sedikit karena diperkirakan Pemerintah Guangdon sigap memberikan peringatan dini. Salah satunya melalui pesan singkat (SMS) yang disebarluaskan kepada 11 juta pelanggan seluler.

Topan Prapiroon bukan satu-satunya badai yang biasa menerjang Cina antara Juni hingga September. Sejak Mei silam, jumlah korban tewas akibat banjir di Cina telah mencapai hampir 1.500 orang. Dengan kerusakan ekonomi mencapai US$ 10 miliar. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Cina, banjir yang dipicu badai ini tercatat sebagai bencana paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya