Israel Ingkar Janji

Pasukan Israel melanjutkan serangan darat di Lebanon setelah mengeluarkan pernyataan bakal menangguhkan gempuran selama 48 jam. Menlu AS Condoleezza Rice mendesak kesepakatan perdamaian jangka panjang di kawasan Timur Tengah.

oleh Liputan6Diterbitkan 31 Juli 2006, 15:45 WIB
Liputan6.com, Beirut: Pernyataan gencatan senjata selama 48 jam dari pihak Israel ternyata hanya isapan jempol belaka. Mereka terus menggempur Lebanon. Militer Zionis bahkan melancarkan serangan darat. Tank dan pasukan Israel masuk ke wilayah selatan Lebanon sejak Senin (31/7) pagi waktu setempat.

Kedatangan Israel memicu tembakan balasan dari pejuang Hizbullah. Roket Hizbullah menghantam sebuah kendaraan lapis baja Israel yang tengah melintasi Lembah Khiam. Serangan ini kemudian dibalas Israel dengan menembak rumah-rumah warga.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice yang tengah melawat di Jerusalem menyatakan akan mendesak kesepakatan gencatan senjata dan perdamaian jangka panjang di kawasan Timur Tengah. Jalan damai akan diupayakan lewat resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Desakan ini muncul setelah Israel menggempur Desa Qana yang menewaskan puluhan orang .(DNP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya