Para korban yang sebagian besar adalah anak-anak Panti Asuhan Santo Thomas Ungaran langsung dilarikan ke Rumah Sakit Roemani Semarang dan RS Karyadi semarang. Lima di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Sementara sisanya harus dirawat lebih lanjut.
Advertisement
Menurut saksi mata, peristiwa bermula saat balon udara yang berputar tiba-tiba bergetar keras. Tak lama kemudian, sesuatu terlepas dan keempat balon itu terempas. Pengelola Wonderia, Irfan Rachman menjelaskan musibah itu terjadi karena ada tali yang longgar dan kabel besi yang memuai akibat terik matahari.(TOZ/Teguh Hadi Prayitno dan Kukuh Ary Wibowo)