Pemerintah Kota Cilegon Mengampanyekan Makanan Bebas Formalin

Acara ini sebagai upaya menepis kekhawatiran warga Cilegon, Banten, untuk tak takut mengonsumsi bakso, mi ayam, tahu, dan ayam goreng. Kampanye ini disambut antusias para pedagang serta warga.

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Januari 2006, 19:04 WIB
Liputan6.com, Cilegon: Pemerintah Kota Cilegon menggelar kampanye makanan bebas formalin di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Banten, Jumat (20/1). Puluhan pedagang bakso, mi ayam, tahu, dan ayam goreng sengaja didatangkan panitia untuk melayani ratusan warga setempat secara gratis.

Tampak hadir dalam acara itu adalah unsur Musyawarah Pimpinan Daerah Pemerintah Kota Cilegon. Mereka turut berbaur bersama warga menyantap makanan yang telah disediakan. Sementara itu, para pedagang mengaku sempat merugi menyusul terungkapnya sejumlah kasus formalin di berbagai daerah. Padahal, tak seluruh pedagang di Kota Cilegon mencampurkan dagangan mereka dengan zat pengawet mayat itu.

Wali Kota Cilegon Aat Syafaat menyatakan, acara ini sebagai upaya menepis kekhawatiran warga untuk tak takut mengonsumsi bakso, mi ayam, tahu, dan ayam goreng. Pemda Kota Cilegon sendiri akan menindak tegas para pedagang yang terbukti masih menggunakan formalin dengan menutup usaha mereka.

Acara makan bersama juga pernah digelar puluhan pedagang bakso, mi ayam, tahu, dan ikan di Nusatenggara Barat, Kamis kemarin. Mereka ingin meyakinkan masyarakat bahwa dagangan mereka bebas formalin. Sebab sejak NTB ditetapkan sebagai daerah merah penyalahgunaan formalin, banyak pedagang makanan mengeluh kehilangan pelanggan .(BOG/Ariel Maranoes)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya