Tim Satkorlak Membangun Jembatan di Jember

Pembangunan prasarana bagi masyarakat korban banjir di Jember, Jatim, dimulai. Sementara itu tim Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Jember memastikan jumlah korban tewas mencapai 73 orang.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Januari 2006, 08:20 WIB
Liputan6.com, Jember: Proses evakuasi selesai, Tim Satuan Koordinasi Pelaksana (Satkorlak) Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru-baru ini, membangun jalan dan jembatan. Langkah itu diambil buat melancarkan akses ke desa lain di Jember. Sejumlah prasarana lainnya juga ikut didirikan di antaranya gedung sekolah dan masjid.

Sementara hingga kini, ribuan pungungsi belum diperkenankan pulang ke rumah. Sebab, data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyebutkan, kawasan yang dihuni pengungsi masih rawan banjir dan longsor. Belum lagi curah hujan yang hingga pertengahan Februari diperkirakan masih tinggi.

Sejauh ini, tim Satkorlak menyebutkan, jumlah korban tewas seluruhnya berjumlah 73 orang. Angka ini lebih kecil dibanding sebelumnya yang dilaporkan jumlah korban meninggal mencapai 78 korban. Lain lagi dengan versi warga dan Tim Search and Rescue. Disebutkan, jumlah korban mencapai ratusan jiwa [baca: Banjir Belum Surut di Gresik].(AIS/Agus Ainul Yaqin)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya