Zikir Menyambut Pergantian Tahun

Zikir nasional untuk menyambut Tahun Baru 2006 di Masjid Islamic Center, Kramatjaya, Jakut, ini dihadiri ribuan umat Islam. Misa syukur akhir tahun di Gereja Katedral berlangsung aman.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Januari 2006, 09:56 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Ribuan umat muslim menghadiri zikir nasional untuk menyambut Tahun Baru 2006 di Masjid Islamic Center, Kramatjaya, Jakarta Utara, Sabtu (31/12) malam. Ustad Arifin Ilham yang memandu acara ini mengajak masyarakat menjadikan zikir nasional ini sebagai momentum untuk evaluasi dan perbaikan pribadi. Ustad Arifin juga mengajak segenap umat Islam untuk introspeksi baik terhadap diri maupun situasi bangsa sepanjang 2005.

Pada acara yang sama Ketua MPR Hidayat Nurwahid juga mengajak umat Islam bertaubat nasuha atas krisis dan bencana yang menimpa bangsa Indonesia sepanjang 2005. Taubat dimaknai sebagai upaya koreksi terhadap semua kesalahan yang telah diperbuat seperti korupsi dan kurangnya komitmen dalam menegakkan hukum. Hidayat menambahkan, dalam kondisi krisis umat Islam tak boleh menyerah dan pasrah dengan situasi yang terjadi.

Ajakan serupa juga diungkapkan Pastor Gereja Katedral Romo Wisnumurti S.J. Dalam khotbah misa syukur akhir tahun di Gereja Katedral, tadi malam, Romo Wisnumurti mengimbau umat Katolik dalam  memasuki 2006 untuk lebih berperan aktif dalam membangun peradaban baru bangsa. Umat juga diminta untuk tak hanya merenungkan berbagai masalah yang terjadi sepanjang 2005. Tapi, juga melakukan perubahan. Romo Wisnumurti juga menyesalkan peledakan bom di Kota Palu mengingat perisitiwa itu kembali mengoyak perdamaian yang sudah tercipta di wilayah itu [].

Misa syukur akhir tahun di Katedral tadi malam berlangsung aman. Padahal, pengamanan di sana tak seketat saat pelaksanaan misa Natal. Berdasarkan pemantauan SCTV, Kepolisian Daerah Metro Jaya hanya menurunkan dua peleton Brigade Mobil dan dibantu personel dari Kepolisian Sektor Sawah Besar.(ORS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya