Sang Juara DJ Asia Pasifik

Adalah DJ Adhe, salah satu DJ yang tengah terkenal saat ini setelah keluar sebagai pemenang kompetisi DJ se-Asia Pasifik. Dia kini tengah meramu musik progressive house untuk kompetisi DJ dunia di Afsel.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Januari 2006, 09:54 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Menikmati suara musik di sebuah tempat hiburan seperti diskotek, pub, dan kafe akan terasa asyik apabila diiringi musik yang enak didengar dan sesuai selera. Apalagi bagi seorang clubbers yang suka bergoyang dengan dentuman musik menggairahkan saat menjalani clubbing atau dunia gemerlap (dugem). Tempat-tempat hiburan malam yang dapat menyediakan musik-musik dinamis seperti itu pastinya tak lepas dari peran seorang disc jockey (DJ) yang handal.

Adalah DJ Adhe, salah satu DJ di Indonesia yang handal saat ini. Dia dapat meramu dance music yang dinamis dan variatif untuk para clubbers yang suka musik progressive house. Sementara kepiawaian DJ Adhe dalam mengolah musik kini telah diakui dunia internasional. Hal ini dibuktikan setelah dia keluar sebagai pemenang kompetisi DJ se-Asia Pasifik untuk mewakili Indonesia belum lama ini.

"Yang jelas saya senang banget dan bangga bisa menang mewakili Indonesia dalam kompetisi DJ itu," kata Adhe kepada Muhammad Achir di Jakarta dalam segmen dialog Liputan 6 Pagi edisi Ahad (1/1). Menurut Adhe, dirinya berhasil menggungguli DJ asal Singapura dan Jepang dalam kompetisi yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Adhe menambahkan kesuksesannya itu berkat doa keluarga dan teman-teman. Padahal, dia mengaku kompetisi itu diikutinya dari niat iseng karena profesi DJ telah menjadi pekerjaannya. Sementara kemenangan Adhe dalam lomba DJ itu juga karena musik techno yang diramunya diselipi musik etnik Indonesia.

Menurut Adhe, karya yang dibawakannya dalam lomba itu mungkin beda atau lebih hidup dengan yang lainnya sehingga keluar sebagai juara. Sebab, bagi Adhe dirinya harus membawakan musik yang bervariasi dan kreatif serta selalu berbeda dengan DJ lain.

Adhe menggeluti karier DJ sejak 2000 silam. Ia mengaku menjalani profesi DJ karena suka dengan dance musik. Kemudian membeli peralatan DJ seperti mixer dengan modal Rp 20 juta. "Dari situ kemudian berpikir untuk ngemix (mengolah musik dengan peralatan elektronik) yang pada akhirnya didukung orangtua," tutur sang juara DJ.

Setelah keberhasilan dalam lomba DJ se-Asia Pasifik itu, Adhe saat ini tengah menpersiapkan diri untuk kompetisi DJ tingkat dunia yang akan berlangsung di Cape Town, Afrika Selatan, 7 Januari mendatang. Dalam lomba itu, dia akan bersaing dengan DJ asal Eropa, Amerika Utara, Afrika, dan Timur Tengah.

Untuk mempersiapkan lomba itu, Adhe mengaku dirinya kini tengah latihan terus dan berusaha untuk menciptakan musik yang berbeda dari yang lain. "Cuma latihan saja dan sedikit olahraga. Engga ada ritual khusus dalam setiap latihannya," kata Adhe bersemangat.(ZIZ)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya