Kawasan Gunung Pangilun itu adalah tempat yang telah ditetapkan sebagai tempat pengungsian bencana Tsunami yang paling aman di Kota Padang. Lokasi tersebut dipilih karena letaknya berada di ketinggian 30 meter di atas permukaan laut. Selain itu, tempat tersebut juga sudah disediakan tenda-tenda darurat dan dapur umum untuk para pengungsi
Sementara sinyal yang terdapat dalam alat itu yang menjadi tanda akan terjadinya Tsunami dan akan diterima langsung oleh komputer yang tersambung dengan Pusat Informasi Badan Meteorologi Geofisika di Jakarta. Sedangkan informasi sinyal itu kemudian akan dilanjutkan ke lokasi-lokasi yang sudah terpasang sirine seperti di Hotel Eden, Gedung Asuransi Kesehatan, dan PDAM Gunung Pangilun di Padang. Keberadaan peralatan sistem peringatan dini ini sudah dipersiapkan sejak kemarin dan sudah diuji coba sebelumnya.
Teknologi peringatan dini ini sangat diperlukan untuk meminimalisasi korban akibat Tsunami. Sebab, tak seperti gempa, Tsunami bisa diprediksi. Para pakar berpendapat Tsunami adalah gejala yang ditimbulkan fenomena alam terkait putaran bumi pada porosnya. Perubahan gaya rotasi bumi, menurut pakar fisika, menyebabkan tekanan hebat yang menimbulkan pergeseran kulit bumi alias gempa tektonik. Hal itulah yang menjadi dugaan utama adanya gempa laut di Samudera Hindia yang kemudian menimbulkan Tsunami di Aceh setahun silam.
Advertisement
Secara sederhana, pergeseran kulit bumi di dasar laut akan menimbulkan patahan. Kondisi ini menyebabkan surutnya laut di pesisir karena mengisi patahan. Tak heran jika sejumlah saksi mata menuturkan garis pantai mundur hingga puluhan meter sesaat setelah gempa sebelum Tsunami datang. Efek ini tak berlangsung lama. Sebab, air yang tertarik ke tengah laut berbalik dan kembali menghantam pesisir dengan daya yang lebih hebat. Gelombang pasang raksasa inilah yang disebut Tsunami.
Kerusakan yang ditimbulkan gelombang maut itu sangat masif dan luas. Ratusan ribu jiwa melayang saat Tsunami melanda Aceh dan sekitarnya. Memang hingga kini tak ada alat yang dapat mendeteksi gempa. Namun, fenomena Tsunami yang ditimbulkannya dapat dipredisi mengingat proses kejadiannya yang membutuhkan waktu. Karena itu, sistem peringatan dini yang dipasang di Aceh dan Padang sangat membantu. Warga berkesempatan untuk menyelamatkan diri sebelum gelombang pasang datang menerjang. (ZIZ/Denni Risman)