Belum lama ini sekitar 30 peserta merelakan tubuhnya disabet dengan sapu lidi. Pukulan sapu dari lidi enau ini dapat membuat tubuh bengkak-bengkak dan berdarah. Namun para peserta tetap merasa senang meski dipukuli. Bahkan mereka terlihat kebal sebab sebelumnya telah dilumuri minyak khas adat Desa Morella.
Usai prosesi, tubuh peserta diobati dengan air pohon jarak. Bekas pukulan pun akan hilang dalam satu pekan. Bagi warga desa, jika tradisi tahunan ini tidak diselenggarakan, mereka khawatir desa akan dilanda musibah.(MAK/Sahlan Heluth dan Juhri Samanery)
Advertisement