Liputan6.com, Bandung: Sebanyak 200 anak-anak dari beberapa kawasan di Jawa Barat seperti Bandung dan Cimahi memeriahkan Festival Kaulinan Lembur atau permainan tradisional anak-anak, Ahad (28/8). Ajang digelar dalam rangka melestarikan permainan tempo dulu bocah-bocah di Tatar Sunda.
Saat ini jarang ditemukan permainan tradisional khas Sunda seperti oray-orayan, turih oncom, gatrik, gobak, sondah, slepdur, dan galah ambil-ambilan. Anak-anak mulai meninggalkan permainan ini. Mereka lebih memilih mainan yang berteknologi canggih.
Acara ini menarik minat orang tua dan guru. Mereka mengajak putra-putrinya untuk mencoba berbagai permainan itu. Ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa suka dan memiliki terhadap warisan nenek moyang yang sarat nilai pendidikan. Angklung dan busana tradisional Sunda menjadi favorit.(JUM/Patria dan Taufik Hidayat)
Saat ini jarang ditemukan permainan tradisional khas Sunda seperti oray-orayan, turih oncom, gatrik, gobak, sondah, slepdur, dan galah ambil-ambilan. Anak-anak mulai meninggalkan permainan ini. Mereka lebih memilih mainan yang berteknologi canggih.
Acara ini menarik minat orang tua dan guru. Mereka mengajak putra-putrinya untuk mencoba berbagai permainan itu. Ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa suka dan memiliki terhadap warisan nenek moyang yang sarat nilai pendidikan. Angklung dan busana tradisional Sunda menjadi favorit.(JUM/Patria dan Taufik Hidayat)