Ayam Serama, Unik dan Harganya Mahal

Membiakkan ayam serama yang ukuran tubuhnya sangat mini dan mempunyai keunikan tertentu mungkin tidak banyak dilakukan masyarakat. Di Jakarta Timur, seorang mantan kontraktor membuka penangkaran ayam serama.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Agustus 2005, 09:44 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Beternak ayam bagi masyarakat Indonesia adalah hal yang umum dilakukan. Baik yang tinggal di desa atau kota dan untuk usaha atau pun hobi. Akan tetapi, berternak ayam serama atau ayam mini asal Malaysia yang ukuran tubuhnya nyaris hanya sekepalan tangan orang dewasa mungkin tidak banyak dilakukan masyarakat Indonesia. Sebab, bibit ayam itu susah didapat dan harganya mahal.

Ayam serama mempunyai pesona istimewa. Keunikannya pada penampilan dan gayanya yang lucu. Tingginya hanya 15 sampai 25 sentimeter. Ayam ini dapat berdiri tegak dengan dada membusung dan sayap tegak lurus ketika berjalan bak seorang prajurit yang sedang siap siaga.

Di kawasan Jakarta Timur, seorang mantan kontraktor membuka usaha penangkaran ayam tersebut. Ia adalah Rudi. Usahanya diawali karena ketertarikannya pada pesona ayam serama. Dengan modal Rp 5 juta, perlahan sang mantan kontraktor ini kemudian membeli satu persatu induk ayam serama untuk ditangkarkan sendiri.

Kini, Rudi telah memiliki lebih dari 50 induk ayam serama. Menurut Rudi, harga seekor ayam serama yang berusia 3 bulan bisa dijual dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta. Sementara untuk ayam yang memenangi kontes, harga jualnya bisa mencapai Rp 25 juta. Sebab, ayam serama hasil tangkaran Rudi ini kerap menjadi juara kontes ayam mini.

Rudi menjalankan usahanya itu dibantu dengan tiga karyawannya. Untuk menjaga kualitas dan kesehatan ayam serama, Rudi bersama karyawannya selalu memberikan vitamin dan makanan alami secara teratur.(ZIZ/Anastasia Putri dan Amulher)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya