Liputan6.com, Medan: Pasukan Marinir yang menjaga kawasan Pantai Timur Nanggroe Aceh Darussalam, Lhokseumawe, Aceh Utara, akan ditarik secara bertahap. Rencananya, proses penarikan pasukan Marinir bakal dilakukan dari Pelabuhan Belawan Medan, Sumatra Utara. Demikian dikemukakan Panglima Armada RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Tedjo Edhi Purdijatno usai meninjau Asrama TNI Al Barakuda di kawasan Tanjungmulia, Medan, baru-baru ini.
Tedjo mengatakan, jumlah pasukan yang akan dipulangkan maupun yang dipertahankan untuk tugas rutin pengamanan pantai masih menunggu instruksi dari Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto. Keputusan penarikan pasukan ini diambil menyusul perundingan damai antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka pada 15 Agustus mendatang. Apalagi suasana sejumlah kota di NAD makin kondusif [baca: Aceh Makin Kondusif Menjelang Perjanjian Damai].(DNP/Caherul Dharma)
Tedjo mengatakan, jumlah pasukan yang akan dipulangkan maupun yang dipertahankan untuk tugas rutin pengamanan pantai masih menunggu instruksi dari Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto. Keputusan penarikan pasukan ini diambil menyusul perundingan damai antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka pada 15 Agustus mendatang. Apalagi suasana sejumlah kota di NAD makin kondusif [baca: Aceh Makin Kondusif Menjelang Perjanjian Damai].(DNP/Caherul Dharma)