Panwasda Depok Dilempari Tomat dan Telur Busuk

Ribuan demonstran dari Forum Bersama Masyarakat Depok melempari Kantor Panwasda Kota Depok. Mereka kecewa keinginan bertemu anggota panwasda gagal. Unjuk rasa selanjutnya digelar di Kantor DPRD Depok.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Agustus 2005, 20:36 WIB
Liputan6.com, Depok: Perlawanan menolak putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat oleh massa pendukung Nurmahmudi Ismail di Depok, Jawa Barat, terus berlangsung. Ribuan orang dari Forum Bersama Masyarakat Depok, Senin (8/8) siang, berunjuk rasa di Kantor Panitia Pengawas Daerah (Panwasda) Kota Depok. Mereka menilai, Panwasda telah menipu publik dan menerima suap dengan memberikan informasi yang tidak benar.

Unjuk rasa oleh Forum Bersama Masyarakat Depok diwarnai pelemparan tomat dan telur busuk. Papan nama kantor terlihat kotor. Massa kecewa keinginan bertemu anggota panwasda gagal. Mereka lantas memilih pergi. Namun sebelum meninggalkan tempat, pengunjuk rasa menabur bunga di dekat kantor sebagai tanda matinya nurani Panwasda Depok.

Pengunjuk rasa kemudian berpawai dengan berjalan mundur menuju Kantor DPRD Depok untuk menemui Ketua DPRD Depok Naming D. Bothin. Berhubung Naming tidak bersedia ditemui, demonstran berusaha memasuki halaman kantor. Namun penjagaan ketat petugas keamanan menghalangi aksi mereka. Bentrokan pun tak dapat dihindarkan. Keributan kecil hampir terjadi ketika seorang pengunjuk rasa dipukul petugas. Namun petugas mampu mengendalikan keadaan hingga massa membubarkan diri.

Sebelumnya ratusan orang yang mengaku dari Forum Masyarakat Depok berdemonstrasi di Gedung KPU Depok. Mereka menuntut lembaga penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) mengabaikan vonis Pengadilan Tinggi Jabar [baca: Pendukung Nurmahmudi Maupun Badrul Unjuk Kekuatan].(AIS/Budi Santoso)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya