Liputan6.com, Makassar: Kondisi di perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berangsur normal setelah sempat diblokir ribuan massa di Kabupaten Gowa selama berjam-jam, Jumat kemarin. Sejak Sabtu (2/7) sekitar pukul 09.00 WITA, kendaraan yang akan masuk ke Kota Makassar atau pun sebaliknya sudah memadati ruas jalan. Demikian pemantauan SCTV di jalur penghubung Kabupaten Sinjai-Gowa-Takalar-Jeneponto-Makassar [baca: Demonstran di Gowa Membubarkan Diri].
Jumat kemarin, ribuan massa dari tiga pasangan calon bupati dalam pemilihan kepala daerah di Gowa menutupi badan jalan. Mereka menuntut pilkada di Gowa, 27 Juni silam agar diulang. Mereka menduga, proses pilkada tersebut sarat dengan kecurangan, seperti tak terdaftarnya 3.500 warga yang mempunyai hak pilih serta ditemukannya kasus warga Makassar yang mencoblos di Gowa [baca: Warga Menolak Hasil Pilkada di Gowa].
Sejauh ini hasil penghitungan suara sementara dari Desk Pilkada Kabupaten Gowa menyebutkan calon dari Partai Golongan Karya Ichsan Yasin Limpo masih memimpin perolehan suara. Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan hingga pagi tadi Kantor KPU Gowa masih dijaga sekitar 300 personel gabungan dari Kepolisian Daerah Sulsel.(ORS/Iwam taruna dan Muhammad Takbir)
Jumat kemarin, ribuan massa dari tiga pasangan calon bupati dalam pemilihan kepala daerah di Gowa menutupi badan jalan. Mereka menuntut pilkada di Gowa, 27 Juni silam agar diulang. Mereka menduga, proses pilkada tersebut sarat dengan kecurangan, seperti tak terdaftarnya 3.500 warga yang mempunyai hak pilih serta ditemukannya kasus warga Makassar yang mencoblos di Gowa [baca: Warga Menolak Hasil Pilkada di Gowa].
Sejauh ini hasil penghitungan suara sementara dari Desk Pilkada Kabupaten Gowa menyebutkan calon dari Partai Golongan Karya Ichsan Yasin Limpo masih memimpin perolehan suara. Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan hingga pagi tadi Kantor KPU Gowa masih dijaga sekitar 300 personel gabungan dari Kepolisian Daerah Sulsel.(ORS/Iwam taruna dan Muhammad Takbir)