Korban Berjatuhan dalam Ledakan di Kuningan

Selain delapan orang tewas, ledakan bom di depan Gedung Kedubes Australia, Kuningan, Jakarta Selatan, juga melukai lebih dari 100 korban. Korban luka dirawat di RS MMC, RS Medistra, dan RS Jakarta.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 September 2004, 20:46 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Korban tewas dalam ledakan bom di depan Gedung Kedutaan Besar Australia, Jalan H.R. Rasuna Said Kavling C15-16, Kuningan, Jakarta Selatan, hingga Kamis (9/9) petang, tercatat berjumlah delapan orang. Salah satunya adalah Mugofir seorang pegawai PT Pembangunan Perumahan yang tengah bertugas pagi ketika bom meledak [baca: Korban Tewas Ledakan Kuningan Menjadi Tujuh Orang].

Selama ini, Mugofir bertugas sebagai kepala bagian perlengkapan peralatan pembangunan proyek Menara Kuningan yang berada di depan Kedubes Australia. Di mata rekan kerjanya, Mugofir adalah sosok pekerja keras dan suka menolong. Jenazah almarhum akan dibawa ke Klaten, Jawa Tengah, malam ini untuk dimakamkan keesokan harinya. Pihak proyek akan memberikan santunan dan biaya pendidikan bagi anak-anak Mugofir.

Korban tewas lain adalah Anton Sujarwo seorang personel satuan pengamanan yang bertugas di pintu masuk di Kedubes Australia. Anton mengembuskan napas terakhir di depan teman-temannya setelah sempat dirawat Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Kuningan. Upaya petugas medis tak mampu menyelamatkan Anton yang terluka akibat pecahan ledakan. Jasad satpam itu kemudian dikirim ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, untuk diotopsi.

Sementara dari enam korban tewas lainnya, sudah empat jenazah yang sudah diketahui identitasnya. Keempat orang itu adalah Suryadi yang bertugas sebagai satpam Kedubes Australia, Maria Eva Komala yang diketahui tengah mengurus visa di Kedubes Australia, karyawan Bank Internasional Indonesia bernama Saefuddin, dan seorang warga bernama Rini Dewi Puspita. Sedangkan dua jasad lain, hingga kini belum diketahui identitasnya.

Kekacauan juga sempat terjadi menyusul ledakan dahsyat itu. Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) yang terletak paling dekat dengan lokasi ledakan harus merawat lebih dari 100 korban. Demikian juga terjadi di beberapa rumah sakit di Jakarta yang diinstruksikan Menteri Kesehatan Achmad Sujudi untuk menerima dan merawat korban ledakan bom [baca: RS di Jakarta Diinstruksikan Merawat Korban Bom]. Sujudi memastikan bahwa seluruh biaya perawatan korban baik luka maupun tewas ditanggung pemerintah.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

Berikut daftar korban ledakan:


Korban tewas:
  1. Anton Sujarwo (24 tahun)
  2. Mugofir (45 tahun)
  3. Suryadi
  4. Maria Eva Komala
  5. Saefuddin
  6. Rini Dewi Puspita
  7. Belum diketahui
  8. Belum diketahui
Korban yang dirawat di RS MMC:
  1. Ramdani
  2. Ratna
  3. Rizah
  4. Riza Pratama
  5. Ryusli Anwari
  6. Ruth H.M.
  7. Ruth Melina
  8. Tamin
  9. Tant
  10. Sarah
  11. Sarno
  12. Satar Purwono
  13. Satria Adi
  14. Simly
  15. Shinta
  16. Sonata
  17. Sri Usayekti
  18. Subagi
  19. Sujarwo
  20. Firman Syukur
  21. Fitri
  22. Gatot Sandy H.
  23. Harid Suryo
  24. Hasnan
  25. Hidayat
  26. Istanto
  27. Jeane
  28. Jerry Langi
  29. Wimpie Handoko
  30. Yuli
  31. Yusli
  32. Zaenuddin Zaenal
  33. Jamali
  34. Zamri
  35. Sumarno
  36. Supanta
  37. Susan
  38. Sutarno
  39. Suwandi
  40. Suwargi
  41. Suwarni
  42. Suwedi
  43. Syahbudin
  44. Syahroni
  45. Sarif
  46. Syukur Marwi
  47. T. Johansyah
  48. Tito Warsito
  49. Saryadi
  50. Tommy Losa
  51. T. Nur Anggraini
  52. Wahyu Rezeki
  53. Wang Zin
  54. Widodo
  55. Padin
  56. Fatmi K.
  57. Paiman
  58. Frita
  59. Yolanda
  60. Yosina Ramon
  61. Jun Dun
  62. Lemsur Hermana
  63. Lilianti
  64. Lisa
  65. Lolitasari
  66. M. Heru
  67. Mahmudin
  68. Mahaindah
  69. Micehe Goergani
  70. Mira
  71. Nazib
  72. Nanda Olivia
  73. Nun Dun
  74. Neti
  75. Abdul Maulana
  76. Andul Aziz
  77. Ahmad
  78. Ahmad Maulana
  79. Alexbraga
  80. Alaex Praga
  81. Amalia
  82. Andika Dini
  83. Ane
  84. Asep Wahyudi
  85. Aulia Adnan
  86. Barmawi
  87. Bayu Prasetio
  88. Cecep Lis
  89. Daisi Meli
  90. Dedeh
  91. Jubaidah
  92. Deri
  93. Irawan
  94. Diah Ayu
  95. Dini
  96. Edi Susanto
  97. Gergeno
  98. Eva
  99. Fajar Satria

Korban yang dirawat di RS Medistra:
  1. Sarbini (31 tahun)
  2. Nanda Olivia Daniel (26 tahun)
  3. Salomo (28 tahun)
  4. Nurmaya
  5. Nita Lasmawati (37 tahun)
  6. Melina (23 tahun)
  7. Melike (23 tahun)

Korban yang dirawat di RS Jakarta:
  1. Samsudin Sipayung (30 tahun)
  2. A. Rojak (27 tahun)
  3. Yuni Bastari (38 tahun)
  4. Dewi Mayang Sari (27 tahun)
  5. Michael Georgina (22 tahun)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya