Liputan6.com, Jakarta - Aktor Vino G. Bastian dan Pevita Pearce bermain bareng lewat film Gasigogi, produksi Falcon Picture. Keduanya saling melempar pujian soal pilihan peran masing-masing. Vino lebih dulu menyampaikan kekagumannya pada Pevita.
"Ini projek film pertama kita ya. Apa namanya? Aku juga nontonin film-filmnya dia, 5 cm, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck. Buat aku, apa ya? Pevita ini udah ngelewati film-film yang berat-berat banget sih sebenarnya ya," ujar Vino G. Bastian saat ditemui di kantor Falcon Pictures, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).
Advertisement
Puji Pevita Pearce
Vino mengaku sudah lama mengikuti film-film Pevita. Menurutnya, Pevita hampir selalu mendapat peran yang tantangannya besar. Ia menilai pilihan film Pevita jarang meleset.
"Berat-berat banget dan enggak tahu kenapa, dia selalu dapat film yang buat, buat gue pribadi tuh film yang tantangannya untuk seorang perempuan tuh gila banget gitu. Jago milihnya, jago milih filmnya, jago. Termasuk ini nih, termasuk ini," ujar Vino.
Pevita menanggapi pujian itu dengan rendah hati. Ia mengaku tumbuh dengan menonton film-film Vino. Pevita juga mengakui banyak memilih film yang menantang.
"Pertama, thank you banget, Vino, tadi buat kata-katanya. Tapi aku juga tumbuh nonton film-filmnya Vino. Tapi bener sih, aku tuh ngambil film lumayan banyak yang sangat challenging sampai kadang aku mikir, 'Kenapa ya gue main film tuh enggak yang gampang-gampang aja? Syutingnya sebentar-sebentar, liburan ke luar negeri, gitu'," jelas Pevita.
Alasan Ambil Peran di Gasigogi
Di sisi lain, Vino punya alasan sendiri bergabung di film Gasigogi. Ia sudah lama mengagumi karya sutradara Lee Hwan-kyung lewat Miracle in Cell No. 7. Saat bertemu sang sutradara, proyek ini bahkan belum ada.
"Aku pertama memang aku ngefans banget sama film-filmnya Mr. Lee sih, Miracle in Cell No. 7 gitu. Dan begitu ketemu sama orangnya, belum ada sama sekali untuk ada projek ini gitu. Terus dia punya satu skrip, cuman uniknya Mr. Lee ini meng-casting kita semua ini dengan cara kayak wawancara, ya?" katanya.
Proses casting yang mirip wawancara itu membuat Vino yakin dengan keseriusan sang sutradara. Ia langsung menyatakan siap mengambil peran apa saja asal disutradarai Lee. Keyakinannya makin kuat karena Lee menulis sendiri skripnya.
"Kayak wawancara gitu. Wawancara dan dan dan dari situ aku melihat, aku melihat kayaknya bener-bener beliau akan membuat film ini kan pakai hati banget," katanya.
"Terus aku bilang sama sama produser kita, Erika, gua bilang, 'Pokoknya aku peran apa aja kalau sutradaranya Mr. Lee, aku mau coba gitu, aku mau gitu.' Karena aku melihat banget apa yang mau dia buat ini kayaknya enggak main-main dan dia nulis ini sendiri," pungkasnya.