Liputan6.com, Jakarta - Arsenal mengamankan kemenangan penting saat menjamu Everton pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027. Bermain di Emirates Stadium, Sabtu (24 Oktober 2026), tim besutan Mikel Arteta menang 2-0 dan menjaga persaingan di papan atas Liga Inggris.
Hasil positif tersebut diraih meski Arsenal tidak diperkuat Bukayo Saka. Ezri Konsa membuka keunggulan pada menit ketujuh, lalu Gabriel Magalhaes menggandakan skor pada menit ke-68 untuk memastikan tiga poin tetap berada di London Utara.
Advertisement
The Gunners tampil dominan dengan menguasai 58 persen bola, melepaskan 20 tembakan, dan mendapatkan 12 sepak pojok. Selain produktif dalam menyerang, lini belakang mereka juga bekerja efektif untuk menjaga gawang David Raya tidak kebobolan hingga peluit akhir.
Ben White
Ben White memainkan peran penting dalam membangun serangan Arsenal. Bek kanan tersebut aktif membantu pergerakan di sisi lapangan melalui overlap, terutama ketika timnya membutuhkan variasi serangan untuk membongkar pertahanan rapat Everton.
Kontribusi terbesarnya hadir pada menit ke-68. White mengirimkan umpan yang berhasil dimaksimalkan Gabriel Magalhaes untuk mencetak gol kedua Arsenal. Assist tersebut menjadi momen penting yang memperbesar keunggulan tuan rumah sekaligus memperkuat kendali mereka atas pertandingan.
Gabriel Magalhaes dan Ezri Konsa
Gabriel Magalhaes menunjukkan kualitasnya di kedua ujung lapangan. Bek asal Brasil itu tampil tangguh dalam mengawal pertahanan dan menjadi ancaman dalam duel udara. Ia turut membantu Arsenal memenangi enam duel udara, sementara hanya kalah dalam dua kesempatan.
Gol Gabriel pada menit ke-68 juga memastikan Arsenal memiliki keunggulan yang lebih nyaman. Performa tersebut memperlihatkan betapa pentingnya kontribusi sang bek dalam menjaga keseimbangan permainan, baik ketika menghadapi tekanan lawan maupun saat membantu serangan.
Ezri Konsa juga layak mendapat apresiasi setelah membuka skor pada menit ketujuh. Gol cepatnya memberikan fondasi bagi Arsenal untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Selain mencetak gol, ia mampu membaca permainan dengan baik dan menghambat Everton mengembangkan serangan balik berbahaya.
Martin Odegaard dan Viktor Gyokeres
Martin Odegaard menjadi penggerak utama permainan Arsenal di lini tengah. Sang kapten terus mencari celah di antara lini pertahanan Everton dan membantu tim mempertahankan tekanan. Meski tidak mencatatkan gol atau assist, pergerakannya membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk membangun serangan, termasuk menghasilkan 12 sepak pojok.
Sementara itu, Viktor Gyokeres memberikan ancaman konstan bagi barisan belakang Everton. Penyerang tersebut berperan langsung dalam gol pembuka melalui assist untuk Konsa pada menit ketujuh. Ia juga rajin melakukan pressing yang memaksa pertahanan lawan bermain lebih jauh dari area mereka sendiri.
Kombinasi kreativitas Odegaard, tekanan Gyokeres, dan kontribusi para pemain bertahan membuat Arsenal mampu mengontrol pertandingan. Kemenangan 2-0 ini sekaligus menunjukkan bahwa The Gunners tetap memiliki sejumlah opsi untuk tampil efektif meski kehilangan pemain penting seperti Saka.
Sumber: GOAL