Liputan6.com, Jakarta - Manchester City gagal membawa pulang poin saat bertandang ke markas Aston Villa pada pekan kedelapan Premier League 2026-2027. Bermain di Villa Park, Sabtu (24 Oktober 2026) malam WIB, tim asuhan Enzo Maresca kalah 1-2 meski mampu menguasai 63 persen penguasaan bola.
Nicolas Jackson menjadi pembeda bagi Aston Villa dengan mencetak dua gol pada menit keenam dan ke-60. Man City sempat menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland pada menit ke-52 setelah memanfaatkan umpan silang Iliman Ndiaye, tetapi gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim tamu dari kekalahan.
Advertisement
Hasil ini tidak lepas dari performa sejumlah pemain Man City yang berada di bawah standar. Gianluigi Donnarumma melakukan kesalahan penting di bawah mistar, sedangkan Marc Guehi dan Rayan Cherki kesulitan memberikan kontribusi maksimal sebelum ditarik keluar saat jeda pertandingan.
Gianluigi Donnarumma
Kiper asal Italia itu menjalani sore yang mengecewakan. Donnarumma hanya menghadapi dua tembakan tepat sasaran dan kebobolan dari keduanya. Meski gol pertama Jackson sulit dihentikan, ia patut bertanggung jawab atas gol kedua yang tercipta pada menit ke-60.
Dalam proses gol tersebut, Donnarumma gagal menghalau tembakan Jackson dengan baik. Bola justru melewati kolong tubuhnya dan membawa Aston Villa kembali unggul. Kesalahan itu menjadi pukulan besar bagi Man City karena mereka sedang berusaha menjaga momentum setelah menyamakan skor.
Di luar dua gol tersebut, Donnarumma tidak terlalu banyak mendapat ancaman. Ia tetap terlibat dalam distribusi bola ketika Man City mendominasi penguasaan, tetapi kesalahannya pada gol kedua menjadi faktor krusial dalam hasil akhir.
Marc Guehi dan Rayan Cherki
Marc Guehi mengalami kesulitan menghadapi serangan cepat Aston Villa. Kesalahan kontrol saat menerima umpan dari Ruben Dias membuat John McGinn merebut bola sebelum membantu Jackson mencetak gol pembuka pada menit keenam. Bek tengah itu juga menerima kartu kuning pada menit ke-32 setelah melakukan pelanggaran taktis.
Guehi kesulitan mengimbangi transisi cepat tuan rumah. Maresca kemudian menariknya keluar saat jeda pertandingan sebagai bagian dari perubahan taktik. Kesalahan pada awal laga membuat Man City harus mengejar ketertinggalan sejak menit-menit pertama.
Sementara itu, Rayan Cherki gagal memberi pengaruh berarti saat dimainkan sebagai gelandang serang di posisi nomor 10. Ia tidak mampu menciptakan peluang berbahaya pada babak pertama dan justru mendapat kartu kuning pada menit ke-38 setelah melakukan pelanggaran akibat frustrasi. Maresca pun menggantinya saat turun minum.
Performa Guehi dan Cherki memperlihatkan masalah Man City dalam menjaga ketenangan serta efektivitas permainan. Penguasaan bola yang dominan tidak cukup untuk menutupi kesalahan individu dan minimnya ancaman dari sejumlah pemain.
Sumber: GOAL