Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memicu hujan di wilayah perbatasan Bogor dan Tangerang Selatan (Tangsel).
Menurut Pramono, operasi tersebut telah dilaksanakan sejak sehari sebelumnya oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Meski demikian, awan hujan masih terpantau di sekitar perbatasan Bogor dan Tangsel sehingga hujan belum mengguyur wilayah Jakarta.
Advertisement
“Seperti yang saya sampaikan berulang kali, dari kemarin sebenarnya Pemerintah DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana sudah melakukan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca), tepatnya sebenarnya di perbatasan Bogor-Tangsel,” kata Pramono kepada media di Jakarta Selatan, Jumat (23/10/26).
Pramono berharap hujan segera turun di wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, pada sore hingga malam hari.
“Jadi, dari kemarin memang masih di sana, maka hujan terjadi di perbatasan. Dan sekarang ini sebenarnya sedang gerimis rintik-rintik yang ada di sana, tetapi kami berharap bahwa hasil monitoring dari badan dari BMKG ada potensi di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat untuk turun hujan, mudah-mudahan sore malam hari ini,” kata Pramono.
Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan
Dia pun meminta BPBD DKI Jakarta melanjutkan upaya Operasi Modifikasi Cuaca hingga Sabtu (24/10/2026).
“Mudah-mudahan ini bisa membuat Jakarta Running Festival menjadi lebih nyaman karena bagaimanapun walaupun sekarang saja hujannya baru di perbatasan Tangsel dan Bogor, anginnya kerasa sampai Jakarta ini,” ujar Pramono.
Meski kualitas udara Jakarta dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan, Pramono menegaskan bahwa wilayah Ibu Kota tidak terdampak kebakaran hutan yang masih terjadi hingga saat ini.