Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Ravi Andika kembali meramaikan industri musik Tanah Air setelah vakum lebih dari satu tahun. Ia merilis single terbaru berjudul “Bulan Biru” yang mengangkat kisah tentang kerinduan, harapan, dan kesetiaan dalam cinta.
Melalui lirik yang melankolis, Ravi menggambarkan keteguhan seseorang yang rela menanti kehadiran cinta sejati tanpa memperdulikan waktu. Ravi mengemas “Bulan Biru” dengan aransemen musik yang intim dan syahdu.
Advertisement
Menariknya, judul lagu ini terinspirasi dari film live action The Smurfs yang dirilis pada 2011. Ravi mengungkapkan bahwa ide tersebut muncul setelah ia menyaksikan kisah para karakter Smurf dalam film tersebut.
“Judul ‘Bulan Biru’ sebenarnya saya dapatkan dari film live action The Smurfs tahun 2011,” ungkap Ravi Andika kepada wartawan di Jakarta.
Dalam film tersebut, Bulan Biru atau Blue Moon digambarkan sebagai fenomena ajaib yang membuka portal di Air Terjun Terlarang. Peristiwa itu secara tidak sengaja membawa para karakter Smurf ke Kota New York pada era modern.
Ingin Proyeksikan Nuansa Magis dalam Lagunya
Ravi lalu menghubungkan fenomena ajaib tersebut dengan perjalanan seseorang dalam menemukan cinta. Ia ingin menghadirkan gambaran tentang penantian panjang untuk menemukan momen istimewa yang dapat mengubah kehidupan.
“Nuansa keajaiban, perjalanan magis, dan penantian momen istimewa itulah yang ingin saya tangkap dan proyeksikan ke dalam lagu ini. Layaknya seseorang yang sedang menunggu cinta yang sempurna untuk datang,” tuturnya.
Melalui single ini, Ravi ingin menemani pendengar yang tengah memendam kerinduan sekaligus menjaga harapan akan cinta. Ia pun mempersembahkan “Bulan Biru” bagi mereka yang sedang menjalani fase penantian dalam kehidupan asmara.
“Lagu ini saya persembahkan untuk siapa saja yang sedang memendam rindu dan merawat harapan,” ujar Ravi Andika.
Sosok di Balik Bulan Biru
Ravi berharap lagu tersebut dapat menjadi teman bagi pendengar yang melewati hari-hari sepi. Ia juga ingin menghadirkan kehangatan melalui musik dan lirik yang dekat dengan pengalaman emosional banyak orang.
“Saya ingin 'Bulan Biru' bisa menjadi teman, sekaligus menjadi pelukan hangat bagi mereka yang sedang dalam masa penantian,” tambah Ravi.
Dalam proses produksinya, Ravi terlibat langsung sebagai produser sekaligus penulis lagu. Ia bekerja sama dengan sejumlah musisi, yakni Putra Prastyo, kibordis Closehead yang bertindak sebagai co-producer, Edwin Simarmata pada bas, Saprol sebagai gitaris Closehead, serta Ayoe Purnamasari sebagai pengarah vokal.
Proses mixing dan mastering lagu ini dikerjakan Ivan Gojaya dari Roemah Iponk untuk menyempurnakan kualitas audio. Kini, pendengar dapat menikmati “Bulan Biru” melalui berbagai platform streaming musik digital mulai 23 Oktober 2026, serta menyaksikan video lirik resminya di kanal YouTube Ravi Andika.