Korban Pembacokan di Jaktim Ternyata Eks Anggota Kopassus

Korban bernama Muhammad Fahrul (48).

oleh SupriatinDiterbitkan 23 Oktober 2026, 17:52 WIB
Seorang pria berinisial MH menjadi korban pembacokan di Perumahan Jakarta Garden City (JGC). (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Polsek Cakung mengungkapkan korban pembacokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur (Jaktim) merupakan mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Korban bernama Muhammad Fahrul (48).

Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra menjelaskan kronologi pembacokan tersebut. Dia menjelaskan, istri pelaku awalnya merasa terganggu dengan aktivitas renovasi rumah tetangga.

"Awalnya, gara-gara istri tetangga tegur tukang renovasi rumah sebelahnya. Jadi, mungkin merasa terganggu karena berisik," kata Andre saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2026).

Teguran tersebut kemudian berujung pada perselisihan setelah korban meminta mandor bangunan untuk tetap melanjutkan pekerjaannya. Pelaku yang bernama Jef Budiharto (57) lalu datang ke lokasi dan langsung terlibat cekcok mulut dengan korban.

"Dari situ, situasi memanas hingga pelaku mengancam akan membacok korban," ujar Andre.

Korban kemudian menantang pelaku sehingga pria tersebut mengayunkan golok ke arah korban. Ayunan pertama tidak mengenai sasaran. Namun, ayunan kedua mengenai bagian kanan kepala korban dan menyebabkan luka bacok.

Korban Banting Pelaku

Korban kemudian melawan dengan membanting pelaku ke lantai. Akibatnya, pelaku mengalami luka pada bagian leher dan pelipis.

"Kedua pihak selanjutnya mendapatkan perawatan medis di rumah sakit berbeda. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mayapada JGC, sedangkan pelaku dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi," jelas Andre, dikutip Antara.

Peristiwa itu terjadi di Cluster Zebrina III, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (22/10/2026). Polisi juga telah mendatangi lokasi tersebut.

"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk saksi yang mengetahui perselisihan terkait pekerjaan renovasi rumah tersebut," ungkap Andre.

Selain itu, kata dia, petugas juga mengamankan golok yang diduga digunakan dalam pembacokan itu sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya